Greysia Polii dan Apriyani Rahayu tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Pasangan ganda putri Indonesia ini berhasil mencetak sejarah baru dengan membawa pulang medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ke Indonesia. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berhasil mengalahkan pasangan China, Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan.

Bahkan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menang dalam dua gim sekaligus dengan skor 21 19 dan 21 15, tentunya Kawan Puan juga ikut bangga dengan prestasi mereka berdua. Namun setelah kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, banyak pertanyaan yang muncul mengenai kelanjutan karier Greysia Polii dalam dunia bulu tangkis. Olimpiade Tokyo 2020 bisa menjadi “episode terakhir” Greysia Polii dan Apriyani Rahayu.

Opini ini muncul karena Greysia Polii saat ini telah berusia 33 tahun dan berencana untuk menggantung raket. Tentunya, hal ini tak terlepas dari rencana dirinya dan pasangan untuk mempunyai anak. Hal ini juga dibenarkan oleh Imelda Wiguna, Ketua Harian PB Jaya Raya.

Melansir dari , Imelda Wiguna mengatakan bahwa Greysia Polii masih bisa tampil dalam beberapa pertandingan beberapa tahun lagi, namun dirinya tidak yakin jika Greysia Polii bisa berlaga di Olimpiade Paris 2024. “Untuk Olimpiade 2024, sepertinya akan berat buat Greysia, kecuali dia bisa menjaga diri (fisik) setelah punya anak,” ucapnya. Kondisi ini mengingatkan Imelda jika dirinya pernah mengalami hal serupa.

“Dulu saya juga mengalami setelah punya anak di usia 32, main lagi empat sampai lima tahun dan masih punya prestasi,” katanya. “Jadi, mungkin bisa. Greysia ini aset luar biasa dan sulit ada tandingannya,” imbuhnya. Meskipun semua keputusan berada di tangan Greysia Polii, namun Imelda berharap agar Greysia Polii menunda gantung raket sedikit lebih lama.

Hal ini diharapkan oleh Imelda Wiguna sembari mencari pasangan yang tepat untuk Apriyani Rahayu yang masih berusia 23 tahun. Greysia Polii dan Apriyani Rahayu merupakan ganda putri yang dipasangkan sejak 2017. Meskipun usia mereka berdua terpaut 10 tahun, namun Greysia Polii dan Apriyani Rahayu tidak menunjukkan sikap canggung melainkan seperti hubungan kakak adik.

Dalam salah satu , yang berjudul " Curcol (Curhat Ngocol) Greysia Polii dan Apriani Rahayu " keduanya saling mengatakan bahwa Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sudah seperti kakak beradik. “Udah menganggap (Greysia Polii) sebagai kakak sendiri juga, maksudnya udah ngobrol sama Kak Ge dari hal yang pribadi gitu. Trus juga hal hal di luar itu juga,” katanya. Greysia Polii pun juga mengatakan hal yang sama, bahkan Greysia juga mengetahui semua rahasia Apriyani Rahayu.

“Pokoknya saya udah megang kartu AS nya Aprilah,” canda Greysia Polii pada Apriyani. Melihat kedekatan dan prestasi yang baru saja mereka raih, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saling memberikan dukungan satu sama lain. Buktinya, saat ini mereka mampu mendapatkan medali emas yang sudah lama mereka impikan. (*)

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.