Hal dasar dalam mengelola keuangan adalah menabung. Untuk mewujudkan hal tersebut Anda perlu tahu langkah menabung yang benar. Sebab masih banyak orang yang memiliki penghasilan yang cukup, namun belum tepat mengelola keuangan.

5 Langkah Menabung yang Benar

Bulatkan tekad Anda dengan mulai menabung demi kebaikan agar masa depan keuangan terjamin. Ikuti langkah menabung yang benar berikut ini:

Menyisihkan Uang di Awal

Mungkin masih banyak orang yang melakukan kesalahan karena tidak memprioritaskan menabung sebagai prioritas pengeluaran. Sehingga setiap kali mendapatkan gaji, selalu mengutamakan belanja kebutuhan.

Sedangkan ketika di pertengahan bulan gaji sudah habis dan tidak ada sisa uang untuk ditabung. Uang hanya untuk bertahan hidup sampai pada gaji bulan depan.

Oleh karena itu, Anda perlu menyisihkan 10 persen dari penghasilan untuk ditabung. Sehingga tidak menunggu dari sisa gaji saja. Sebab, sering terjadi tidak ada sisa uang untuk menabung.

Gunakan Metode Menabung yang Mudah

Sebenarnya Anda tidak harus berpatokan pada 10 persen gaji untuk menabung. Anda bisa menggunakan metode yang mudah untuk menabung. Sehingga tidak akan memberatkan keuangan untuk Anda yang bergaji pas-pasan.

Anda bisa memilih mulai menabung dengan nominal Rp500 sampai dengan Rp20.000 di celengan atau wadah lainnya. Metode lain yang bisa Anda pakai yaitu menyimpan mengikuti tanggal.

Menggunakan cara-cara tersebut akan membuatnya menjadi kebiasaan. Sehingga jika satu hari tidak menabung akan ada rasa kurang.

Rekening Tabungan Khusus

Banyak cara untuk menaruh tabungan, mulai di celengan, menyimpannya di bawah bantal atau di lemari merupakan hal yang mudah. Sekaligus bebas biaya administrasi, namun Anda harus memperhatikan risiko.

Ada risiko kemalingan, kebakaran, bahkan yang paling krusial adalah memakainya untuk berbelanja. Sehingga cara yang paling aman, yaitu menyimpannya ke tabungan. Buatlah rekening yang berbeda dari rekening gaji agar dana tidak campur aduk.

Bisa juga Anda mentransfernya dari rekening gaji ke rekening tabungan sesuai dengan alokasi secara autodebet. Hal ini akan meminimalisir lupa untuk menabung.

Anda bisa memilih rekening tabungan yang menawarkan biaya administrasi paling rendah. Namun, perlu untuk diingat bahwa besaran jumlah tabungan menyesuaikan kondisi finansial.

Tambah Setoran Tabungan

Setiap tahunnya pasti Anda mendapatkan kenaikan gaji bonus atau tunjangan hari raya dari perusahaan tempat bekerja. Sebaiknya jangan menghabiskan uang tersebut untuk berfoya-foya.

Lebih baik anda menabung agar bisa mencapai target atau tujuan keuangan. Setiap ada kenaikan gaji 5 persen maka tabungan 10 persen, bisa Anda Ubah menjadi 13 persen atau 15 persen.

Jika Anda mendapatkan bonus THR dari kantor, sebaiknya simpan separuh di tabungan. Sedangkan separuhnya lagi bisa Anda gunakan untuk membayar utang atau membeli kebutuhan hari raya.

Singkirkan Wishlist yang Tidak Penting

Jika terlalu banyak daftar barang yang Anda inginkan bisa membelinya, maka akan menjebak kepada pola belanja konsumtif. Padahal barang-barang yang akan Anda beli tidak terlalu dibutuhkan.

Biasanya ada keinginan hanya untuk ikut-ikutan atau takut ketinggalan. Hal tersebut yang sering membuat keuangan Anda pontang-panting.

Uang yang seharusnya Anda tabung malah digunakan untuk membiayai gengsi yang selangit. Oleh karena itu, Anda perlu menyingkirkan barang-barang yang tidak penting dan tidak wajib untuk dibeli.

Sehingga Anda lebih bijak menggunakan uang di masa muda dan akan mendapatkan ketenangan di hari tua.

Langkah menabung yang benar akan membantu Anda mengelola keuangan lebih baik lagi. Sekaligus untuk mempersiapkan kehidupan stabil di hari tua.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.