Stroke adalah kondisi darurat medis yang bisa menyerang siapa saja secara tiba-tiba. Namun, tahukah Anda bahwa ada 2 jenis stroke? Mengetahui perbedaan stroke iskemik dan hemoragik sendiri merupakan informasi penting agar Anda lebih waspada dan mampu mengambil tindakan cepat ke rumah sakit stroke jika terjadi sesuatu.
Stroke Center di RS Premier Bintaro pun dapat Anda andalkan di kondisi darurat dengan layanan unggulan berupa terapi trombolitik. Tentu saja, tim medis yang melayani sudah sangat berpengalaman dan terdapat dokter stroke profesional yang selalu siap membantu menyembuhkan keluhan Anda.
Apa itu Stroke Iskemik?
Dikutip dari Johns Hopkins Medicine, stroke iskemik adalah jenis stroke yang cukup banyak terjadi. Kondisi ini ada saat aliran darah ke otak terhambat oleh gumpalan. Gumpalannya bisa terbentuk langsung di pembuluh otak (trombosis), maupun yang asalnya dari bagian tubuh lain lalu terbawa ke otak (emboli).
Hambatan ini membuat suplai oksigen dan nutrisi terputus, sehingga sel otak di area tersebut rusak atau mati. Faktor yang sering memicu stroke iskemik adalah tekanan darah tinggi, kolesterol yang menumpuk di pembuluh darah, diabetes, serta kebiasaan merokok.
Gejalanya bisa berupa kelemahan di satu sisi tubuh, bicara pelo, sulit memahami ucapan, hingga gangguan penglihatan.
Apa itu Stroke Hemoragik?
Sementara itu, stroke hemoragik muncul karena pembuluh darah yang pecah pada otak. Kebocoran darah ini menekan jaringan sekitar, mengacaukan aliran normal, dan menimbulkan kerusakan yang cepat. Penyebab utamanya sering berkaitan dengan tekanan darah tinggi, aneurisma otak, atau kelainan pembuluh darah.
Tanda-tanda yang biasa terlihat meliputi, sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba, mual, muntah, gangguan keseimbangan, bahkan penurunan kesadaran hingga koma.
Stroke hemoragik memang lebih jarang dibandingkan iskemik, namun risikonya bisa lebih berat karena perdarahan dalam otak bisa berkembang sangat cepat. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pun menyebutkan bahwa, sekitar 87% kasus stroke adalah iskemik. Sementara itu, 13% sisanya hemoragik.
Perbedaan Stroke Iskemik dan Hemoragik
Secara umum, perbedaan stroke iskemik dan hemoragik terletak pada penyebabnya. Stroke iskemik dipicu oleh sumbatan yang menghentikan aliran darah ke otak, sedangkan stroke hemoragik terjadi akibat pecahnya pembuluh darah yang menyebabkan perdarahan.
Meski sama-sama menimbulkan gejala kelemahan tubuh, bicara kacau, atau wajah yang menurun, ada ciri tambahan pada stroke hemoragik. Misalnya seperti kejang dan sakit kepala mendadak yang jarang terjadi pada stroke iskemik. Selain itu, pengobatan stroke iskemik dan hemoragik berbeda.
Pada stroke iskemik, fokus penanganan adalah melarutkan atau mengangkat gumpalan darah dengan obat penghancur bekuan maupun prosedur medis tertentu. Sebaliknya, pada stroke hemoragik, langkah utama adalah menghentikan perdarahan dan menurunkan tekanan di otak, yang kadang memerlukan tindakan operasi.
Sudah Tahu Perbedaan Stroke Iskemik dan Hemoragik?
Pada akhirnya, perbedaan stroke iskemik dan hemoragik terletak pada penyebab terjadinya. Namun, keduanya sama-sama membutuhkan penanganan medis segera agar peluang pemulihan lebih besar. Jika merasakan keluhan, Anda pun bisa mendapatkan perawatan di pusat layanan rumah sakit stroke RS Premier Bintaro.
RS Premier Bintaro memiliki fasilitas mutakhir, mulai dari terapi trombolitik hingga mechanical thrombectomy. Setiap pasien juga akan ditangani langsung oleh tim berpengalaman. Ingat! Jika menghadapi gejala stroke, jangan tunda untuk segera menghubungi Careline RS Premier Bintaro untuk penanganan lebih cepat!