Bila Anda memegang sertifikat lulusan sastra dan bahasa asing, maka tidak asing dengan karir penerjemah atau interpreter, bukan? Ya, sebagian orang masih menganggap bahwa dua profesi ini memiliki kesamaan pekerjaan. Meski sama-sama menerjemahkan bahasa asing ke bahasa Indonesia atau sebaliknya, penerjemah mengartikan dokumen secara tertulis sedangkan interpreter menerjemahkan materi dari pembicara secara langsung. Bila Anda membutuhkan jasa keduanya untuk urusan bisnis, maka gunakan layanan jasa penerjemah tersumpah, ya!

Memahami Perbedaan Tugas Penerjemah dan Interpreter

Untuk bisnis yang tengah berkembang pesat sehingga Anda perlu melakukan ekspansi ke luar negeri, maka sebaiknya mulai mencari jasa penerjemah profesional yang bisa membantu mengurus dan melegalisasi dokumen.

Bila butuh komunikasi dengan pembicara secara langsung atau tatap muka, maka Anda bisa meminta interpreter untuk membantu mengartikan percakapan tersebut. Supaya Anda tidak salah pilih layanan jasa penerjemah tersumpah, sebaiknya pahami perbedaan tugas keduanya sebagai berikut :

1. Pengertian dan tugas penerjemah

Penerjemah merupakan orang yang mengartikan tulisan atau dokumen dari bahasa asing menjadi bahasa Indonesia atau sebaliknya. Biasanya orang yang memiliki profesi ini lulusan Sastra Asing baik Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, Bahasa Belanda, dan lain-lain. Bila ada pekerjaan dari klien untuk menerjemahkan dokumen berupa bentuk novel, cerpen, karya tulis, dan lain-lain, penerjemah akan melakukannya dengan baik.

Biasanya proses kerja penerjemah memakan waktu lama dengan sistem kerja full time atau freelance. Ada pula penerjemah independen yang mematok bayaran terjemahan per lembar atau 1000 kata sesuai kesepakatan.

Bila Anda memilih layanan jasa penerjemah saja, maka bisa mendapatkan referensi tim penerjemah yang profesional dan kredibel di bidangnya. Gaji seorang penerjemah bervariasi tergantung kebijakan tempat bekerja atau berapa karya yang berhasil ia terjemahkan dalam kurun waktu tertentu.

2. Pengertian dan tugas interpreter

Berbeda dengan penerjemah yang butuh waktu lama dalam menyusun terjemahan menjadi tulisan, maka interpreter adalah orang yang akan menerjemahkan materi dari pembicara secara langsung atau lisan. Biasanya interpreter dibutuhkan dalam pertemuan, rapat penting atau wawancara dengan narasumber asing.

Sistem kerja jelas berbeda sebab penerjemah bisa memakai kamus atau internet untuk membantu proses penerjemahan sedangkan interpreter wajib berpikir cepat untuk menerjemahkan apa yang disampaikan narasumber secara langsung. Fokus dan konsentrasi tidak boleh pecah sebab tanggung jawab seorang interpreter lebih berat dalam mengartikan langsung, termasuk memiliki risiko tinggi bila menjadi interpreter dalam pertemuan orang penting yang berbeda bahasa.

Tentu tantangan yang berbeda membuat gaji penerjemah dan interpreter berbeda. Gaji seorang interpreter yang profesional bisa mencapai puluhan juta rupiah, bahkan berapa digit untuk sekali mendampingi kepala negara atau orang-orang penting dalam pertemuan global.

Kedua profesi di atas memiliki tanggung jawab, tugas dan risiko masing-masing sehingga bayaran yang ditawarkan sebanding dengan kualitas mereka. Bila Anda memiliki kemampuan untuk menerjemahkan dokumen secara langsung, maka bisnis bisa berjalan lancar. Namun, Anda yang tidak memiliki spesifikasi atau skill mumpuni di bidang bahasa, sebaiknya gunakan jasa penerjemah atau interpreter saja.

Anda bisa menghubungi jasa penerjemah tersumpah yang sudah terbukti membantu para pebisnis atau orang penting dalam urusan pekerjaan untuk menerjemahkan bahasa asing ke bahasa nasional dalam bentuk tulisan atau lisan. Segera hubungi kontak layanan tersedia untuk informasi terkait harga atau jenis pekerjaan yang Anda butuhkan dalam mengembangkan bisnis ini. Bila bisa mengembangkan bisnis hingga ke pasar internasional lebih lancar dengan bantuan tim penerjemah profesional, kenapa tidak?

Leave a Reply

Your email address will not be published.