Bagi orang-orang yang biasa melakukan program menurunkan berat badan, tentu sudah akrab dengan efektivitas biji chia seed untuk diet. Biji chia ini disebut-sebut berpotensi dalam mendukung program diet berdasarkan kandungan-kandungan yang dimilikinya. 

Awalnya, biji chia ini popular di tengah masyarakat karena membantu seseorang untuk merasa kenyang dalam jangka waktu yang lebih lama. Hal tersebut yang kemudian membuat orang-orang terpikirkan untuk menjadikan biji chia sebagai salah satu menu dietnya.

Sekilas Tentang Chia Seed

Biji chia ini berbentuk biji-bijian kecil berwarna hitam yang kemudian dikenali cukup ampuh dalam menurunkan berat badan. Tanaman jenis Salvia Hispanica ini memiliki kandungan zat gizi serat, omega-3, omega-6, lemak, energi, protein, karbohidrat, dan kalsium. 

Dalam mengonsumsinya, seseorang harus memperhatikan jumlah kandungan gizi biji chia. Hal tersebut dikarenakan kalori biji chia dalam satu sendok sama dengan satu butir telur. Tentunya, mengetahui jumlah kalori biji chia ini kemudian menjadi penting agar tidak kelebihan kalori yang menghambat program diet.

Di samping itu, seseorang yang mengonsumsi biji chia ini harus minum air putih untuk menghindari masalah pencernaan. Hal tersebut terutama jika biji chia masih dalam keadaan kering tanpa diolah dengan makanan lainnya, seperti pada salad, puding, dan lainnya.

Selain masalah pencernaan, efek samping jika mengonsumsi biji chia ini dapat berupa alergi di mana terjadi anafilaksis yang menyebabkan tubuh menjadi syok. Karena itu, jika Anda ragu-ragu dalam mengonsumsi biji chia untuk program diet, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi.

Fungsi Biji Chia untuk Program Diet

Ada beberapa manfaat biji chia dalam menurunkan berat badan yang dipercaya oleh masyarakat. Umumnya, manfaat biji chia ini dirasakan dari kandungan serat yang dimilikinya di mana membantu seseorang untuk merasa kenyang lebih lama. Serat ini kemudian dianggap membantu dalam upaya menurunkan berat badan.

Selain itu, biji chia memiliki kandungan protein di mana protein ini membantu membuat rasa kenyang meningkat. Hal tersebut membuat seseorang dapat mengurangi porsi makannya yang semula berlebihan menjadi ideal.

Biji chia ini juga memiliki kandungan selenium yang berfungsi sebagai antioksidan yang memiliki peran yang penting bagi tubuh. Hal ini bermanfaat terutama bagi mereka yang melakukan diet hipertensi DASH sebagai asupan yang direkomendasikan.

Selain untuk menurunkan berat badan, biji chia ini juga bermanfaat untuk kesehatan jantung oleh kandungan tembaga yang dimiliki. Biji chia ini juga memiliki kandungan lemak sehat yang bersumber dari omega-3 dan omega-6. Kandungan tersebut kemudian membantu untuk mengurangi adanya inflamasi pada tubuh seseorang.

Meskipun demikian, perlu diingat kembali bahwa dalam mengonsumsi biji chia ini juga tidak boleh berlebihan. Anda tetap perlu memperhatikan kandungan nilai zat gizinya apakah sudah cukup, kurang, atau berlebihan. Sehingga, proses diet Anda berjalan dengan lancar.

Adapun jika Anda kurang menyukai biji chia dan tetap ingin mencobanya, Anda dapat mencampurkannya dengan olahan makanan atau minuman lainnya. Olahan tersebut bermacam-macam, misalnya Anda dapat merendam biji chia dengan air dan ditambah dengan perasan buah yang Anda sukai, misalnya lemon.

Nah, bisa disimpulkan bahwa chia seed untuk diet ini sangat patut untuk Anda coba dalam program diet Anda. Hal tersebut mengingat manfaat dan efektivitas biji chia dalam menurunkan berat badan. Tentunya, Anda juga harus mengimbanginya dengan pola makan defisit kalori yang tepat dan berolahraga untuk mendukung program diet Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *