Emil Forsberg menjadi pahlawan Swedia memuncaki Grup E Euro 2020 setelah membawa timnya menang 1 0 atas Slovakia, Jumat (18/6/2021). Pertandingan kedua Grup E Euro 2020 berakhir kemenangan untuk Swedia berkat gol tunggal Emil Forsberg ke gawang Slovakia melalui titik penalti menit 77. Berkat gol tunggal Forsberg, Swedia kini memimpin Grup E Euro 2020 dengan raihan 4 poin.

Forberg pun angkat bicara mengenai keberhasilannya mengeksekusi penalti ke gawang Martin Duvbraka. Ia mengaku bangga bisa menjalankan tanggung jawab yang diembankannya karena bermanfaat pada kiprah Swedia di Euro 2020. Pasukan Janne Anderson pada pertandingan pamungkas Grup E Euro 2020 bakal menghadapi Polandia.

Polandia sendiri mengawali Grup E Euro 2020 dengan kekalahan 1 2 saat menjamu Slovakia. "Yang terpenting, seseorang harus bangga diberi tanggung jawab. Dan Anda harus memanfaatkannya sebaik mungkin. "Hari ini terasa menyenangkan, saya merasa percaya diri dan ingin membantu tim." kata Emil Forsberg dikutip dari laman UEFA.

"Ini adalah sesuatu yang kami para pemain telah rindukan untuk waktu yang sangat lama. "Untuk bisa menang di depan mereka, dan mencetak gol tepat di depan mereka, itu sangat berarti. "Kami senang penonton kembali memadati stadion dan kami membutuhkan dukungan mereka." tambahnya.

Sementara itu, Janne Andersson menjelaskan alasan Forsberg dipilih sebagai eksekutor penalti. Menurut Andersson, daalam skuad Swedia hanya Forsberg lah yang memiliki kepercayaan diri tinggi sekaligus mampu mengatasi tekanan di hadapannya. Pelatih berusia 58 tahun tak memungkiri ketegangannya saat sang pemain berdiri di hadapan kiper Slovakia untuk menjadi eksekutor penalti.

"Dia telah menjadi penendang penalti selama bertahun tahun. Kami telah merotasinya sedikit, tetapi Emil memiliki kepercayaan diri yang baik." akui Andersson. "Sangat melegakan ketika dia mencetak gol. Kami telah bermain dengan baik di stadion ini sebelumnya. Saya pikir kami pantas mendapatkan gol itu." Kemenangan beruntung Swedia dari titik putih tersebut tetap disyukuri oleh Andersson.

Ia senang timnya bisa menjaga clean sheet karena di tahun ini, Swedia hanya baru kebobolan 1 gol. Andersson juga mengakui bahwa Swedia tidak bermain baik di babak pertama. Slovakia dinilai memberikan perlawanan yang ketat sehingga Swedia tak bisa mengembangkan permainannya.

"Senang memiliki empat poin setelah dua pertandingan. Kami telah memainkan tujuh pertandingan tahun ini, dan hanya kebobolan satu gol." ujar Janne Anderson dikutip dari laman UEFA. "Serangan kami pantas mendapatkan lebih banyak hari ini, mereka fantastis. Kami tidak bermain seperti yang kami inginkan di babak pertama. "Slovakia bergerak dengan sangat baik dan tidak memberi kami ruang. Di babak kedua, kami meningkat.

"Terkadang, lawan Anda menyulitkan kami. untukmu, tapi itu benar benar bagus bahwa kami berhasil mengendalikan pertandingan." terangnya. Spanyol 0 0 Swedia 1 Polandia

0 Slovakia Spanyol vs Polandia 1. Swedia 2 (+1) 4

2. Slovakia 2 (0) 3 3. Spanyol 1 (0) 1 4. Polandia 1 ( 1) 0

(*) tim, jumlah bermain, agresivitas gol, poin

Leave a Reply

Your email address will not be published.